Selasa, 21 Maret 2017

RAHASIA MENDAPATKAN KELEZATAN IMAN





عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ قَالَ: ” ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ حَلاَوَةَ الإِيمَانِ: أَنْ يَكُونَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا، وَأَنْ يُحِبَّ المَرْءَ لاَ يُحِبُّهُ إِلَّا لِلَّهِ، وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِي الكُفْرِ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِي النَّار

ِDari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda:“Tiga perkara yang barangsiapa pada dirinya terdapat ketiga perkara tersebut niscaya ia akan meraih lezatnya keimanan:
(1) Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dari manusia siapapun juga,
(2) mencintai seseorang semata-mata karena (orang tersebut taat kepada) Allah dan
(3) benci kembali kepada kekafiran setelah Allah menyelamatkannya dari kekafiran, sebagaimana rasa bencinya jika dilemparkan ke dalam neraka.”(HR.Bukhari no. 16 dan Muslim no. 43)

Seorang muslim senantiasa mencintai dan mengagungkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam.

Di antara wujud mencintai dan mengagungkan Nabi Muhammad SAW adalah:

1. Membenarkan wahyu Al-Qur’an dan As-sunnah (hadits nabawi) yang Beliau terima dari ALLAH SWT.
2. Melaksanakan perintah-perintah Beliau, baik hal yang wajib maupun yang sunnah.
3. Menjauhi larangan-larangan Beliau, baik hal yang haram maupun yang makruh.
4. Mempelajari, mengajarkan, mendakwahkan dan memperjuangkan ajaran agama Islam yang Beliau bawa.
5. Menjadikan syari'at Beliau, Al-Qur’an dan as-sunnah, sebagai satu-satunya pedoman hidup dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.
6. Mengorbankan jiwa raga, harta, tenaga, pikiran dan waktu untuk memperjuangkan tegaknya syari'at Beliau.
7. Memanjatkan shalawat kepada beliau dan memohon kepada Allah agarkelak di hari kiamat diperkenankan menerima syafaat Beliau.
8. Memusuhi dan membenci orang-orang yang membenci, memusuhi, mencaci maki dan melecehkan Beliau.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar