Minggu, 04 Agustus 2019

ARTI KEHIDUPAN




Setiap orang Islam laki-laki dan perempuan yang baligh dan berakal, diwajibkan untuk belajar ilmu agama khususnya ilmu fardhu 'ain, yaitu ilmu Tauhid, Fiqih, dan Tasawuf(Akhlak).
Karena dengan menuntut ilmu lah kita mengetahui kewajiban kita kepada Allah SWT, kewajiban kita kepada Rasulullah SAW, kewajiban kita kepada orang tua, kewajiban kita kepada diri sendiri, kewajiban kita kepada masyarakat semua kaum muslimin muslimat.

Dan dengan ilmu juga, kita mengetahui setiap apa yang kita lakukan akan membuahkan pahala, yaitu dengan niat yang benar. seperti hari ini kita berkumpul di sini, Jika niat kita berkumpul Arisan ini untuk bersilaturahmi maka akan mendapatkan pahala, tapi kalau berkumpul kita hari ini hanya ingin berjumpa dengan seseorang, atau karena tidak enak dengan kawan, atau karena terpaksa untuk datang, ataupun yang lainnya maka tidak mendapatkan pahala.

Ilmu yang diwajibkan untuk dipelajari itu adalah ilmu Agama, bukan ilmu Dunia. Dan seandainya kita tidak bisa bahasa Inggris, maka kita tidak berdosa. tapi seandainya kita tidak bisa Shalat tidak bisa membaca Al-Qur'an, tidak bisa bersuci, maka itu yang akan berdosa.

Dan juga beribadah tanpa ilmu, ibadah itu tidak akan diterima seperti seseorang misalnya rajin Shalat tapi dia tidak belajar ilmu tentang shalat maka shalatnya tidak diterima, karena kadang-kadang orang Shalat, tapi kesalahan dalam shalat dia tidak tahu bahwa itu salah, maka Shalat nya itu tidak diterima. Dikarenakan shalat itu adalah ibadah yang sangat rumit apabila tidak belajar ilmu, maka tidak diketahui apakah selama ini Shalat kita sah atau tidak, oleh karena itulah sangat penting nya belajar ilmu Agama.

Maka selama kita masih diberikan nikmat oleh Allah Pergunakanlah nikmat itu untuk beribadah kepada Allah SWT, sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw:

"Pergunakanlah yang lima sebelum datang yang lima, Pergunakanlah masa muda sebelum datangnya masa tua, Pergunakanlah waktu sehat sebelum datang waktu sakit, Pergunakanlah waktu luang sebelum datang waktu sempit, pergunakanlah waktu kaya sebelum datang waktu miskin, Pergunakanlah waktu hidup sebelum datang kematian."

Nikmat-nikmat yang diberikan oleh Allah, tidak akan terasa berguna kecuali ketika setelah nikmat itu hilang. Misalnya terasa manfaatnya gigi ketika kita sudah sakit gigi.
Terasa manfaatnya nikmat telinga ketika kita sudah tidak bisa mendengar, terasa manfaatnya nikmat mata ketika kita tidak bisa melihat.

Maka kesempatan yang masih Allah berikan kepada kita pergunakan untuk bertobat dan beribadah kepada Allah sebelum kita berpulang kepada-Nya, karena orang-orang yang telah berpulang ke Rahmatullah itu menjerit-jerit dan menangis memohon kepada Allah untuk dihidupkan sebentar saja untuk bertobat dan beribadah kepada Allah SWT.

Maka sebelum kita berpulang ke Rahmatullah sediakanlah amalan-amalan untuk dapat kita nikmati ketika kita sudah masuk ke alam Kubur.

Karena berdasarkan sebuah hadis Nabi SAW.

"Apabila meninggal seorang anak Adam terputuslah segala amalannya kecuali tiga perkara, yaitu ilmu yang bermanfaat, sedekah jariyah, dan anak yang Shaleh yang berdo'a kepadanya".

Maka oleh karena itu, perbanyaklah amal shaleh supaya kita dapat bahagia nanti ketika setelah berpulang ke Rahmatullah. Dan didiklah anak pada jalan kebenaran dan kebaikan yang sesuai dengan ajaran agama Islam, supaya dia menjadi anak yang shaleh/shalehah yang dapat mendo'akan kita setelah kita tiada nantinya.

#semoga bermanfaat

Oleh: Tgk Muhammad Hamli Ilyas
(Dewan Guru Dayah Raudhatul Hikmah Al-waliyyah, Pango Raya. Ulee Kareng. Banda Aceh)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar