Selasa, 06 Agustus 2019

Hukum Memotong Gigi



Sudah menjadi kebiasaan bagi para Muda-mudi dalam masyarakat kita, memperbagus atau menghiasi dirinya secantik mungkin, baik itu penampilannya,, pakaiannya, tempat tinggalnya, bahkan tubuhnya sendiri rela di utak atik dengan berbagai cara untuk mendapatkan hasil sesuai yang diinginkan, baik itu operasi plastik ataupun lainnya, tanpa menghiraukan hukum didalam Agama, apakah dibolehkan atau tidak.

Begitu juga halnya dengan para pemuda ataupun para wanita, yang sangat gemar mereka kepada memperbagus gigi mereka, seperti memasang kawat Gigi, memotong gigi yang panjang, dengan tujuan untuk pamer menarik perhatian orang lain dan menampakkan kepada orang-orang.

Apa sebenarnya hukum daripada sebagian kelakuan tersebut. berikut penjelasan Abuya Syeikh H Muda Waly Al-Khalidy di dalam kitabnya Al-Fatawa.

Apa Hukumnya memotong Gigi ?

jawab:
Haram memotong gigi kalau untuk hendak
bagus(mempercantik diri), tetapi (jika) karena ada hajat seperti untuk
obat (maka hukumnya) boleh. Nashnya (ada) dalam
kitab I'aanatuth Thalibin, Juz 2 nomor 230:

ويحرم وشر الاسنان .ای تحددها وتفلیحها بمبرد .وللتحسين

Artinya. Dan diharamkan mempertajam gigi. Yaitu
membuat batas pada gigi, membelah dengan
mengukir dan (juga) untuk memperbagus gigi.


#Sumber: Kitab Al-Fatawa Abuya Syeikh H Muda Waly Al-Khalidy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar