Senin, 13 April 2020

Amalan Hamba dibalas Oleh Allah dengan Segera



Bab ke-10.
Kalam Hikmah

جلَّ ربنا ان يعامله العبد نقدا فيجازيه نسىيىئةً

"Maha Agung Tuhan kita, yang apabila seorang hamba beramal kepada-Nya dengan segera namun Dia membalasnya dengan penangguhan"


Maksudnya adalah, ketika seseorang hamba beramal atau beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, maka Allah akan membalas amalan itu dengan segera tidak ditunda-tunda.
Seperti seseorang yang bersifat mulia
membeli sesuatu, maka dia akan membayarnya dengan segera ataupun lunas bahkan menambahnya dengan kebaikan dan pemberian-pemberian yang lain.

Dan Sesungguhnya Allah ta'ala membeli dari kita diri kita dan harta kita dan menggantikannya dengan Syurga, maka barangsiapa yang menjual dirinya dan hartanya dengan segera (dengan beribadah kepada Allah) dan menyerahkan keduanya kepada Allah, maka akan diganti oleh Allah dengan Syurga makrifah yang segera yaitu di dalam Dunia, dan ditambah oleh Allah dengan Syurga yang Hakiki nanti di hari Kiamat, beserta dihadiahkan oleh Allah dengan berbagai macam Nikmat-nikmat dan dan kekal oleh Syuhud dan memandang kepada wajah Allah yang mulia.

Maka apabila manusia beramal atau beribadah di dalam Dunia ini Maka akan dibalas oleh Allah dengan segera, akan tetapi diberikan oleh Allah kepadanya sesuatu yang layak di dalam Dunia ini.
Dan menyimpan kepadanya dengan sesuatu yang layak pada hari Akhirat.


Diantara Perkara sesuatu Yang disegerakan oleh Allah di dalam Dunia ini ada beberapa perkara:

  1. Diantaranya, yaitu menolak oleh Allah daripada Bala dan Mudharat dan memberikan kepadanya berbagai keberkahan dan kemudahan dalam hidupnya, ditolong oleh Allah dalam urusan hidupnya.

Sebagaimana Firman Allah:

إِنَّ وَلِيِّيَ اللَّهُ الَّذِي نَزَّلَ الْكِتَابَ ۖ وَهُوَ يَتَوَلَّى الصَّالِحِينَ

Artinya: "Sesungguhnya pelindungku ialahlah Yang telah menurunkan Al Kitab (Al Qura'n) dan Dia melindungi orang-orang yang shaleh."
(QS: Al A'raaf 7:196)

، وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا
وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِب

Artinya: "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya."
(QS: Ath Thalaaq 65:2-3)

2. Dan diantaranya lagi, yaitu sesuatu yang bersinar keatasnya daripada Nur-nur, dan terbuka dalam hatinya daripada Segala Rahasia-rahasia, yaitu segala Nur-nur menghadap dan nur saling berhadapan dengan Allah.

Sebagaimana Firman Allah:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَتَّقُوا اللَّهَ يَجْعَلْ لَكُمْ فُرْقَانًا

Artinya: H"orang-orang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, Kami akan memberikan kepadamu Furqaan."
(QS: Al Anfal 8:29)

Maksudnya, diberikan oleh Allah Nur kedalam hatinya sehingga dapat membedakan antara yang Hak dan Bathil, atau Benar dan Salah.

Firman Allah:

اللَّهُ وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُوا يُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ

Artinya: "Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman)."
(QS: Al Baqarah 2:257)

Maksudnya, Mengeluarkan oleh Allah dari kegelapan kufur kepada Cahaya Iman, dan daripada kegelapan Maksiat kepada Cahaya Taat, dan dari kegelapan Lalai kepada cahaya Terjaga, dan dari kegelapan Alam nyata kepada cahaya Makna, dan dari kegelapan Alam kepada cahaya Pencipta Alam.


3. dan diantaranya lagi, Diberikan Taufiq dan Hidayah kepadanya sehingga dijadikannya oleh Allah sebagai orang yang Taat kepada-Nya.


Sekian dan demikian !
(ء)

(Sumber: Kitab Iqadhul Himam hal 179 cetakan Al-haramain)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar