Kamis, 08 Oktober 2020

SYUKUR ITU PERBUATAN, BUKAN SEKEDAR LISAN



Saudaraku, mengungkapkan rasa syukur itu dengan perbuatan, bukan sekedar dengan lisan. 

 

Syukur itu ungkapan rasa terimakasih pada Allah atas nikmat-Nya. 

Dengan lisan, Alhamdulillah. 

Dengan perbuatan, membelanjakan nikmat untuk kebaikan. 

 

Syukur nikmat, hanya dengan ungkapan lisan adalah kebohongan. 

Syukur nikmat, hanya dengan perbuatan dianggap cukup. 

Lebih sempurna, syukur dengan lisan dan perbuatan. 

 

Syukur nikmat, nikmat akan ditambah, itu janji Allah. 

Kufur nikmat, nikmat dicabut dan diazab, itu ancaman Allah. 

Dan ketentuan Allah ini berlaku universal atau umum. 

 

Siapapun yang gunakan nikmat untuk kebaikan, akan ditambah. 

Siapapun yang gunakan rezeki untuk kebaikan, akan ditambah. 

Siapapun yang gunakan uang untuk kebaikan, akan ditambah. 

Siapapun, dimanapun, kapanpun, bangsa apapun, agama apapun. 

 

Siapapun yang gunakan nikmat untuk kejahatan, akan diazab. 

Siapapun yang gunakan rezeki untuk kejahatan, akan diazab. 

Siapapun yang gunakan uang untuk kejahatan, akan diazab. 

Siapapun, dimanapun, kapanpun, bangsa apapun, agama apapun. 

 

Renungan: 

Orang beriman, yang gunakan nikmat untuk kebaikan, ditambah. 

Orang beriman, yang gunakan nikmat untuk kejahatan, diazab. 

Orang kafir, yang gunakan nikmat untuk kebaikan, ditambah. 

Orang kafir, yang gunakan nikmat untuk kejahatan, diazab. 

Jangan heran, orang beriman, menyalahgunakan nikmat, diazab. 

Orang kafir, memanfaatkan nikmat, ditambah. Orang kafirpun bisa kaya, orang imanpun bisa diazab. Itu sifat Rahman Allah kepada Hamba-Nya.



Semoga bermanfaat !



(ء)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar